• Hubungi Kami
  • Hubungi kami untuk mengetahui apakah kami bisa membantu Anda

    Strategic Business Unit Sertifikasi dan Ecoframework
    (SBU SERCO)
    PT. SUCOFINDO (PERSERO)


    Jl. Raya Pasar Minggu, Kav.34 - Pancoran, Jakarta Selatan 12780
    (+62)21-7983666
        Ext.2605
    (62)21-7987015
    serco.sucofindo.co.id
    marketing.serco@sucofindo.co.id
    Kirim Permintaan

Pelatihan ISO 22000

image

ISO 22000 : 2005 sebagai suatu sistem manajemen keamanan pangan yang dipadukan dengan ketentuan umum guna menjamin keamanan pangan sepanjang rantai pangan hingga konsumsi akhir melalui komunikasi efektif, sistem manajemen Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), Good Manufacturing Practices (GMP), dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP). ISO 22000 : 2005 melengkapi industri dengan panduan yang bermanfaat untuk mengatur dan menurunkan risiko terhadap kesehatan manusia yang dihasilkan dari proses pengolahan makanan yang sesuai. Penerapan sistem manajemen yang efektif menuntut pelaksanaan audit internal yang baik oleh tim audit yang kompeten.

TANTANGAN BISNIS

Menurut World Health Organization (WHO) banyak kasus keracunan makanan yang tidak dilaporkan. Kasus keracunan makanan yang mungkin terjadi adalah 300-500 kali lebih besar dari pada yang dilaporkan.
 
Isu terkini yang berkaitan dengan keamanan  pangan antara lain:

  • Food safety and environment (antibiotics, pesticides, toxic, dll.);
  • Genetically modified organism (GMO);
  • Quality, Freshness and Nutrition;
  • Nutrition dan Labelling;
  • Penegakan HAM dan Demokratisasi (Social Accountability);
  • Ancaman Bio-terorism.

Keamanan pangan dapat dikelola secara sistematis melalui penerapan standar keamanan pangan ISO 22000.  Industri pangan dan industri lain yang terkait dalam rantai pasokannya, perlu memiliki kemampuan untuk memastikan dipenuhinya persyaratan standar ini, dan keberadaan auditor internal food safety management system (ISO 22000) yang handal akan banyak membantu efektivitas penerapannya.

SOLUSI

Ruang Lingkup Pelatihan

ISO 22000 : 2005 sebagai suatu sistem manajemen keamanan pangan yang dipadukan dengan ketentuan umum guna menjamin keamanan pangan sepanjang rantai pangan hingga konsumsi akhir melalui komunikasi efektif, sistem manajemen Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), Good Manufacturing Practices (GMP), dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP). ISO 22000 : 2005 melengkapi industri dengan panduan yang bermanfaat untuk mengatur dan menurunkan risiko terhadap kesehatan manusia yang dihasilkan dari proses pengolahan makanan yang sesuai. Penerapan sistem manajemen yang efektif menuntut pelaksanaan audit internal yang baik oleh tim audit yang kompeten.

Manfaat 

  1. Dimilikinya auditor yang handal sesuai dengan kebutuhan industri  makanan dan minuman;
  2. Pemastian keamanan produk melalui kegiatan audit internal sebagai tindak pencegahan dan menghindarkan adanya produk yang tidak aman sehingga harus ditarik dari pasar;
  3. Pemenuhan persyaratan pasar dan undang-undang perlindungan konsumen;
  4. Auditor dapat berperan untuk mengaudit pemasok (audit pihak kedua).

MENGAPA MEMILIH SUCOFINDO

Reputasi  SUCOFINDO adalah salah satu dari lembaga sertifikasi pertama di Indonesia, dengan cakupan sertifikasi sistem manajemen (mutu, lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja), sertifikasi produk dan HACCP serta berbagai sertifikasi yang lain. Kami memiliki auditor yang mempunyai kualifikasi yang lengkap untuk berbagai sektor usaha.
 
Jaringan  SUCOFINDO memiliki titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia.  Kami bermitra dengan lembaga sertifikasi  asing dari negara tujuan ekspor Indonesia.
 
Jasa Sesuai Kebutuhan Pelanggan SUCOFINDO senantiasa berusaha untuk menawarkan solusi yang menjawab kebutuhan para pelanggannya.
 
Pengakuan  SUCOFINDO adalah anggota ALSI (Asosiasi Lembaga Sertifikasi Indonesia. Jasajasa kami yang lain berakreditasi ISO 17020, 17025 dan bersertifikasi ISO 9001. 

PELAKSANAAN PELATIHAN

  1. Pelatihan diberikan oleh lead auditor yang berpengalaman dan dilaksanakan sebagai berikut: a. tes pendahuluan; b. tutorial di kelas; c. diskusi dan studi kasus; d. loka karya; e. evaluasi akhir.
  2. Durasi pelatihan adalah 3 (tiga) hari.
  3. Pelatihan dapat diselenggarakan secara terbuka atau in-house;
  4. Pelatihan ini dilaksanakan dalam kerja sama dengan IQCS.