• Hubungi Kami
  • Hubungi kami untuk mengetahui apakah kami bisa membantu Anda

    Strategic Business Unit Sertifikasi dan Ecoframework
    (SBU SERCO)
    PT. SUCOFINDO (PERSERO)


    Jl. Raya Pasar Minggu, Kav.34 - Pancoran, Jakarta Selatan 12780
    (+62)21-7983666
        Ext.2605
    (62)21-7987015
    serco.sucofindo.co.id
    marketing.serco@sucofindo.co.id
    Kirim Permintaan

Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)

TANTANGAN BISNIS

Menanggapi kepedulian masyarakat Internasional sebagai konsumen minyak sawit (CPO) atas laju kerusakan hutan, hilangnya habitat satwa langka yang dilindungi, dan terpenuhinya hak-hak para pekerja, maka Pemerintah Indoensia menyusun suatu sistem untuk menyakinkan konsumen atas pengelolaan perkebunan sawit secara berkelanjutan.

Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO) adalah suatu kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia dan ikut berpartisipasi dalam rangka memenuhi komitmen Presiden Republik Indonesia untuk mengurangi gas rumah kaca serta memberi perhatian terhadap masalah lingkungan dan juga sosial-ketenagakerjaan.

Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian menerbitkan Peraturan Menteri Pertanian No. 11 Tahun 2015 tentang Indonesian Sustainable Palm Oil  (ISPO). Standar ini berisi kriteria dalam pemenuhan legalitas, pengelolaan lingkungan, pengelolaan perkebunan, dan tanggung jawab sosial.

SOLUSI

Untuk memastikan bahwa minyak sawit (CPO) yang dihasilkan oleh produsen minyak sawit di Indonesia telah memenuhi standar pengelolaan kebun secara berkelanjutan.

RUANG LINGKUP SERTIFIKASI

  1. Sucofindo (Persero) telah terakreditasi oleh Komisi ISPO untuk melakukan proses audit dengan ruang lingkup:
  2. Pemegang IUP untuk Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang terintegrasi dengan Kebun Kelapa Sawit
  3. Pemegang IUP-P untuk Pabrik Kelapa Sawit (PKS)
  4. Pemegang IUP-B untuk Kebun Kelapa Sawit
  5. Kebun Plasma Kelapa Sawit (sukarela)
  6. Kebun Swadaya Kelapa Sawit (sukarela)

 Ruang Lingkup Berdasarkan Permentan No. 11 Tahun 2015

  1. Legalitas Usaha Perkebunan
  2. Manajemen Perkebunan
  3. Perlindungan Terhadap Pemanfaatam Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut
  4. Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan
  5. Tanggung Jawab Terhadap Pekerja
  6. Tanggung Jawab Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
  7. Peningkatan Usaha Secara Berkelanjutan

 MANFAAT POTENSIAL BAGI PENGGUNA

  1. Adanya nilai tambah terhadap penjualan produk-produk yang bersertifikat
  2. Meningkatkan komitmen dan kesadaran manajemen puncak serta seluruh komponen organisasi dalam pemenuhan legalitas, pengelolaan lingkungan, pengelolaan perkebunan, dan tanggung jawab sosial
  3. Meningkatkan daya saing minyak sawit di pasar nasional maupun pasar internasional
  4. Membangun image positif pasar internasional terhadap produk CPO yang berasal dari Indonesia.

 MENGAPA MEMILIH SUCOFINDO

  1. PT Sucofindo (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang inspeksi, supervisi, pengkajian, sertifikasi dan pengujian yang berpengalaman dan memiliki personil auditor yang memiliki kompetensi
  2. PT Sucofindo (Persero) memiliki jasa sertifikasi dan pengujian yang lengkap
  3. PT Sucofindo (Persero) memiliki jaringan kantor cabang yang tersebar di wilayah Indonesia termasuk wilayah dengan potensi perkebunan yang tinggi
  4. PT Sucofindo (Persero) telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN), NATA Australia, FOSFA UK, QAS Australia, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Departemen Pertanian, Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI)

 PERSYARATAN AWAL SERTIFIKASI

  1. Penilaian Usaha Perkebunan (PUP) oleh Dinas Perkebunan daerah setempat
  2. Memiliki Hak Guna Usaha (HGU) yang masih berlaku
  3. Memiliki minimal 2 (dua) internal auditor yang telah mengikuti dan dinyatakan lulus dalam pelatihan auditor ISPO yang diselenggarakan oleh Komisi ISPO

 TAHAPAN SERTIFIKASI :

  1. Permintaan : organisasi mengajukan permintaan sertifikasi kepada Komisi ISPO
  2. Aplikasi : organisasi mengisi form aplikasi ISPO yang diberikan PT Sucofindo (Persero)
  3. Audit tahap 1 : audit pendahuluan yang bertujuan untuk menguji tingkat penerapan dan pengelolaan perkebunan selama ini
  4. Audit tahap 2 : audit sertifikasi yang bertujuan untuk menilai efektivitas penerapan dan pengelolaan perkebunan yang telah diperbaiki pada audit tahap 1
  5. Follow Up Audit : perbaikan yang akan dilakukan organisasi terkait penerapan dan pengelolaan perkebunan
  6. Komisi ISPO : hasil audit akan direkomendasikan oleh PT Sucofindo (Persero) dan dinilai layak atau tidak oleh Komsi ISPO
  7. Penerbitan Sertifikat : sertifikat akan diberikan oleh Komisi ISPO setelah ada rekomendasi dari PT Sucofindo (Persero)
  8. Audit Pengawasan : audit yang bertujuan untuk melihat komitmen dan konsistensi organisasi dalam menjalankan prinsip Permentan No. 11 Tahun 2015 dan dilakukan 1 (satu) kali dalam setahun selama 5 tahun berturut-turut
  9. Resertifikasi Audit : audit ulang yang akan dilakukan oleh PT Sucofindo (Persero) karena masa berlaku sertifikat telah berakhir