• Hubungi Kami
  • Hubungi kami untuk mengetahui apakah kami bisa membantu Anda

    Strategic Business Unit Sertifikasi dan Ecoframework
    (SBU SERCO)
    PT. SUCOFINDO (PERSERO)


    Jl. Raya Pasar Minggu, Kav.34 - Pancoran, Jakarta Selatan 12780
    (+62)21-7983666
        Ext.2605
    (62)21-7987015
    serco.sucofindo.co.id
    marketing.serco@sucofindo.co.id
    Kirim Permintaan

Pengelolaan Hutan Tanaman Lestari (PHTL)

Memastikan bahwa pengelolaan hutn alam, hutan tanaman dan hutan masyarakat serta lacak balak asal usul kayu sesuai dengan Standar LEI.

Tantangan Bisnis

Laju deforestasi di Indonesia yang cukup tinggi membawa beberapa dampak seperti pemanasan global, semakin berkurangnya sumberdaya alam berupa hutan, berkurangnya lapangan kerja baru dan berkurangnya jumlah industri kehutanan. Pemanasan global sebagai suatu isu internasional telah mempengaruhi pandangan masyarakat selaku konsumen terhadao penggunaan produk hasil hutan yang bahan bakunya bersumber dari hutan yang dikelola secara lestari.
Terkait hal tersebut diperlukan pengelolaan hutan alam , hutan tanaman dan hutan masyarakat yang lestari guna mengurangi dampak negatif dari laku deforestasi. Pengelolaan hutan alam, hutan tamanan dan hutan masyarakat yang lestari memperhatikan aspek produksi, ekologi, sosial, dan legalitas. Selain itu, diperlukan penelusuran asal-usul kayu dengan menggunakan prinsip lacak balak. Penerapan prinsip lacak balak memberikan rasa aman dan nyaman pada konsumen dalam menggunakan produk hasil hutan.
Pembuktian terhadap penerapan pengelolaan hutan alam, hutan tanaman, dan hutan masyarakat serta lacak balak asal usul kayu oleh industri kehutanan dapat dilakukan oleh pihak ketiga yang independen, berpengalaman dan profesional sehingga hasil penilaian dipercaya masyarakat dunia selaku konsumen produk hasil hutan. SUCOFINDO memiliki personil yang berkualitas, terintegrasi, dan profesional untuk melaksanakan kegiatan penilaian dalam rangka sertifikasi pengelolaan hutan tanaman di Indonesia.

Solusi

Pekerjaan Pengelolaan Hutan Alam Produksi Lestari (PHAPL) adalah strategi dan pelaksanaan kegiatan untuk memproduksi hasil hutan alam yang menjamin kelestarian fungsi produksi, ekologi, sosial dan kepatuhan terhadap regulasi.

Pengelolaan Hutan Tanaman Lestar (PHTL) adalah serangkaian strategi dan pelaksanaan kegiatan untuk memproduksi hasil hutan tanaman yang menjamin keberlanjutan fungsi-fungsi kelestarian fungsi produksi, ekologi, sosial dan kepatuhan terhadap regulasi.

Sistem pengelolaan hutan berbasis masyarakat (PHBM) lestari diartikan sebagai segala bentuk pengelolaan hutan dan hasil hutan yang dilakukan oleh masyarakat dengan cara-cara tradisional baik dalam bentuk unit komunitas, unit usaha berbasis komunitas (Koperasi dalam arti luas), maupun individual berksala kecil sampai sedang, yang dilakukan secara lestari.

Sertifikasi Lacak Balak (Chain of Custody, CoC) adalah kegiatan yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen untuk mengeluarkan pernyataan bahwa hasil hutan yang diproduksi oleh unit usaha kehutanan berasal dari hutan yang dikelola secara lestari.

Manfaat

  1. Pelaku bisnis akan memperoleh nilai tambah (premium price) terhadap penjualan produk-produk yang bersertifikat,
  2. Semakin terbuka luasnya pasar untuk penjualan produk-produk yang bersertifikat,
  3. Mengamankan akses pasar ke negara-negara yang telah menetapkan peraturan tentang pengadaan produk kayu hanya dari sumber yang bersertifikat,
  4. Bagi industri akan meningkatnya citra di mata pembeli karena memproduksi produk-produk yang bahan bakunya bersumber dari hutan tanaman yang dikelola secara lestari

MENGAPA MEMILIH SUCOFINDO

Reputasi

SUCOFINDO adalah salah satu dari lembaga sertifikasi pertama di Indonesia, dengan cakupan sertifikasi sistem manajemen (Mutu, Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja), sertifikasi produk dan berbagai sertifikasi yang lain.

Jaringan

SUCOFINDO memiliki titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami bermitra dengan lembaga sertifikasi asing dari negara tujuan ekspor Indonesia.

Jasa Sesuai Kebutuhan Pelanggan

SUCOFINDO senantiasa berusaha untuk menawarkan solusi yang menjawab kebutuhan para pelanggannya.

Pengakuan

SUCOFINDO adalah anggota ALSI (Asosiaso Lembaga Sertifikasi Indonesia). Kami memiliki akreditasi dari LEI (Lembaga Ekolabel Indonesia) dan Lembaga Penilai dan Verifikasi Independen oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), serta terdaftar sebagai Lembaga Penilai Independen Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Jasa-jasa kami yang lain berakreditasi ISO 17020, 17025, dan bersertifikasi ISO 9001.

PELAKSANAAN PEKERJAAN

Ada lima tahap dasar dalam proses sertifikasi skema LEI yaitu:

  1. Hubungi lembaga sertifikasi dan pilih sertifikasi yang akan anda tangani
  2. Pra-penilaian lapangan
    Meliputi evaluasi dokumen, penentuan ruang lingkup lapangan, dan rekomendasi panel pakar mengenai apakah bisa dilanjutkan ke audit lapang atau tidak
  3. Penilaian lapangan dan konsultasi publik
    Lembaga sertifikasi melakukan audit lapangan dan memfasilitasi masukan dari masyarakat untuk panel pakar
  4. Evaluasi kinerja dan pembuatan keputusan sertifikasi
    Unit manajemen dievaluasi oleh panel pakar berdasarkan semua dokumentasi yang dikumpulkan
  5. Keputusan sertifikasi
    Panel pakar menyusun keputusan sertifikasi yang kemudian diumumkan secara terbuka oleh lembaga sertifikasi
  6. Penentuan Jadwal Surveillance
    Keberatan terhadap proses sertifikasi atau keputusan akan difasilitasi oleh penguji terakreditasi LEI dan Dewan Peninjau Sertifikasi