• Hubungi Kami
  • Hubungi kami untuk mengetahui apakah kami bisa membantu Anda

    Strategic Business Unit Sertifikasi dan Ecoframework
    (SBU SERCO)
    PT. SUCOFINDO (PERSERO)


    Jl. Raya Pasar Minggu, Kav.34 - Pancoran, Jakarta Selatan 12780
    (+62)21-7983666
        Ext.2605
    (62)21-7987015
    serco.sucofindo.co.id
    marketing.serco@sucofindo.co.id
    Kirim Permintaan

Sertifikasi Industri Hijau

TANTANGAN BISNIS
Pembangunan sektor industri di Indonesia telah berjalan sekitar empat puluh lima tahun terhitung sejak lahirnya Undang-Undang Penanaman Modal Asing (PMA) tahun 1967 dan Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tahun 1968. Tuntutan agar diterapkannya standar industri yang menitikberatkan pada upaya efisiensi bahan baku, air dan energi, diversifikasi energi, eco-design dan teknologi rendah karbon dengan sasaran peningkatan produktivitas dan minimalisasi limbah semakin tinggi. Issue lingkungan saat ini menjadi salah satu hambatan perdagangan (barriers to trade) untuk penetrasi pasar suatu negara. Barrier tersebut dilaksanakan dengan cara menerapkan berbagai macam standar, baik itu standar international (ISO, ekolabel) maupun persyaratan pembeli (buyer requirement). Kebijakan pemerintah dalam tahap pembangunan dan pengembangan industri yang berkelanjutan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No.3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, dimana pengembangan industri harus mampu berdaya saing dalam menghadapi persaingan global dengan menerapkan prinsip industri hijau.
Industri Hijau sebagai “industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
PT Sucofindo (Persero) telah memiliki kompetensi dan pengalaman untuk memastikan pemenuhan persyaratan yang ada melalui proses sertifikasi. Kami memiliki personil yang berkualitas, teregistrasi dan profesional untuk melaksanakan kegiatan penilaian dalam rangka Sertifikasi Industri Hijau di Indonesia.
 
SOLUSI
Untuk memastikan perusahaan industri telah memenuhi Standar Industri Hijau (SIH) maka wajib dilakukan pemeriksaan dan penilaian yang objektif dan sistematis terhadap perusahaan industri berdasarkan bukti dan fakta melalui kegiatan audit sertifikasi Industri Hijau
 
MANFAAT
1.Memberikan nilai tambah terkait dengan penerapan proses produksi yang berkelanjutan
2.Meningkatkan daya saing perusahaan dengan melakukan upaya optimalisasi penggunaan sumber daya (bahan baku, air, energi)
3.Mendukung implementasi perusahaan industri dalam program penurunan Gas Rumah Kaca (GRK) sektor industri
4.Membangun image positif bagi stakeholder baik pada tingkat nasional, sektoral dan industri sejenis serta lingkup regional dan internasional
 
RUANG LINGKUP AKREDITASI
Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 41/M-IND/PER/12/2017 tentang Lembaga Sertifikasi Industri Hijau, PT Sucofindo (Persero) merupakan salah satu Lembaga Sertifikasi Industri Hijau yang terdaftar di Kementerian Perindustrian dengan ruang lingkup sebagai berikut:
1.Karet Remah/Crumb Rubber
2.Pengasapan Karet (RSS)
3.Pulp dan Pulp Terintegrasi Kertas
4.Ubin Keramik
5.Semen Portland
Tekstil Pencelupan, Pengecapan dan Penyempurnaan.
 

PELAKSANAAN PEKERJAAN
Pekerjaan kegiatan audit Industri hijau mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2018 tentang Tata Cara Sertifikasi Industri Hijau dan Prosedur Green Industry Certificate PT Sucofindo (Persero). Pendekatan yang dilakukan dalam pekerjaan kegiatan Sertifikasi Industri Hijau adalah sebagai berikut:
Tinjauan Dokumen (Audit Kecukupan Dokumen) :
Sebelum dilakukan penilaian lapangan, industri harus terlebih dahulu mengirimkan data dan dokumen legalitas perusahaan (Salinan Izin Usaha Industri/TDP, salinan NPWP, salinan Izin Dokumen Lingkungan Hidup/SPPL, daftar isian profil perusahaan, deskripsi dan diagram alir proses produksi, neraca massa, neraca energy, neraca air, dokumen sarana pengelolaan limbah, salinan dokumen SOP Perusahaan, salinan kebijakan dan struktur organisasi Industri Hijau, salinan Renstra, pelaksanaan dan pemantauan penerapan Industri Hijau dan salinan laporan kegiatan CSR perusahaan) untuk dilakukan audit tinjauan dokumen oleh tim audit  PT Sucofindo (Persero)
Kesimpulan Sertifikasi Awal :
Kesimpulan sertifikasi awal baru dapat dilakukan jika temuan telah diselesaikan oleh perusahaan industri secara tuntas pada tahapan penerapan dan didukung dengan bukti-bukti yang dapat diverifikasi.
Keputusan Sertifikasi :
Perusahaan industri akan diberikan Sertifikat Industri Hijau jika semua norma penilaian untuk setiap verifier pada Standar Industri Hijau "Memenuhi". Dalam hal terdapat kekurangan dokumen yang dibutuhkan saat audit, auditee diberikan waktu untuk menyampaikan data dan dokumen maksimal 20 (dua puluh) hari sejak pertemuan penutupan. Pengambilan keputusan hasil verifikasi "Lulus" atau "Tidak Lulus" dilakukan oleh Pengambil Keputusan (Panel Review) yang didasarkan oleh laporan auditor.
Audit Pengawasan / Surveilans :
Surveilans adalah audit yang dilakukan PT Sucofindo (Persero) untuk melihat konsistensi perusahaan industri dalam memenuhi persyaratan SIH dan penilaian lapangan dengan melakukan penilaian pemenuhan persyaratan spesifik Industri Hijau berkaitan dengan SIH yang diterapkan


PEMBEKUAN SERTIFIKASI
Pembekuan sertifikasi berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2018 tentang Tata Cara Sertifikasi Industri Hijau, Lampiran I Bab 2, sub bab 2.13 dilakukan apabila terjadi hal sebagai berikut :
1.Perusahaan industri yang mendapatkan sertifikat dinyatakan gagal secara total dalam memenuhi persyaratan Standar Industri Hijau (SIH)
2.Perusahaan industri yang mendapatkan sertifikat tidak melakukan proses audit Surveilans atau sertifikasi ulang; atau
3.Perusahaan industri yang mendapatkan sertifikat telah meminta pembekuan secara sukarela
4.Perusahaan industri dalam proses menindaklanjuti hasil temuan audit pengawasan dalam jangka waktu yang ditentukan
PT Sucofindo (Persero)  akan menyampaikan surat pemberitahuan kepada perusahaan industri terkait pembekuan sertifikasi perusahaan industri disertai alasannya dengan jangka waktu pembekuan paling lama 6 (enam) bulan.
 
PENCABUTAN SERTIFIKASI
Pencabutan sertifikasi pemegang Sertifikasi Industri Hijau dilakukan apabila perusahaan industri tidak menindaklanjuti keputusan pembekuan sertifikat dalam waktu yang telah ditentukan. PT Sucofindo (Persero)  akan menyampaikan surat pemberitahuan kepada perusahaan industri terkait pencabutan sertifikasi perusahaan industri disertai alasannya dengan jangka waktu pembekuan paling lama 6 (enam) bulan.